Apa yang akan terjadi bila populasi tikus bertambah tanpa terkendali

Jika populasi tikus meningkat, hal tersebut menyebabkan?

  1. Populasi ular bertambah dan populasi elang berkurang
  2. Populasi ular berkurang, dan populasi elang bertambah
  3. Populasi padi berkurang dan populasi ular meningkat
  4. Populasi tikus berkurang dan populasi elang bertambah
  5. Semua jawaban benar

Jawaban: C. Populasi padi berkurang dan populasi ular meningkat

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, jika populasi tikus meningkat, hal tersebut menyebabkan populasi padi berkurang dan populasi ular meningkat.

Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Berdasarkan gambar daur hidup hewan tersebut, perbedaan siklus hidup kedua hewan tersebut adalah? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.

Tikus sawah (Ratus argentiventer)  hama yang relatif sulit dikendalikan. Perkembangbiakan Hama tikus yang cepat serta daya rusak pada tanaman yang cukup tinggi menyebabkan hama tikus selalu menjadi ancaman pada setiap pertanaman. Kerusakan tanaman yang di akibat serangan tikus sangat besar, karena menyerang tanaman sejak di pertanaman hingga menjelang panen. Berkaitan dengan hal tersebut, maka upaya pengendalian untuk menekan populasi tikus harus dilakukan terus menerus mulai dari saat pratanam hingga menjelang panen dengan menggunakan berbagai teknik secara terpadu. Peran serta dan kerjasama masyarakat / kelompok tani, penentu kebijakan dan tokoh masyarakat juga diperlukan selama proses pengendalian hama tikus.

BEBERAPA TEKNIK  PENGENDALIAN

  • TBS (Trap Barrier System)

Pemagaran plastik yang mengelilingi petakan persemaian atau sawah yang dilengkapi perangkap bubu pada tiap jarak tertentu.

Pengendalian dengan peralatan lengkap (pemukul,  emposan, jaring dan sebagainya) yang dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat yang terkoordinir dan terencana dalam satu hamparan pertanaman yang luas

Pengumpanan racun tikus dengan rodentisida akut atau antikoagulan yang dicampur gabah atau beras kemudian diletakkan pada lalulintas tikus.

Jaring dipasang pada salah satu sisi hamparan sawah, kemudian di sisi lain secara bersama-sama dilakukan penggiringan tikus dan di tepi jaring beberapa orang menunggu dengan alat pemukul.

Penggenangan lobang-lobang tikus dilakukan pada  saat menjelang pembuatan persemaian.

Membersihkan semak belukar/gulma, membongkar lobang tikus dan perbaikan pematang.

Pengendalian menggunakan musuh alami seperti kucing, anjing dan burung hantu.

Pengaturan pola tanam yaitu dilakukan rotasi antara padi dan palawija dan pengaturan pola tanam secara serempak.

Akhir-akhir ini hasil pengamatan dari petugas OPT  diantaranya kelompok tani Karya Tani Desa wotanngare Kecamatan kalitidu, desa Gading kec Tambakrejo, desa Nganti kec Nraho. telah terjadi serangan OPT tikus ( RATTUS ARGENTIVENTER)  sehingga perlu segera dikendalikan, untuk mengendalikan dianjurkan tindakan dengan cara pengumpanan racun yang berbahan aktif seperti Brodifakum, Coumatetralyl dan lain lain. Atau juga bisa dengan pengemposan liang aktif tikus pada pematang atau tanggul disawah. pengendalian tikus sebaiknya dilakukan sejak dini dan  berkelanjutan secara bersama-sama.Karena tikus merusak tanaman padi pada fase tumbuh dari semai hingga panen bahkan sampai penyimpanan.Kerusakan parah terjadi jika tikus menyerang padi pada fase generatif,karena tanaman sudah tidak mampu membentuk anakan baru.pada serangan berat, tikus merusak tanaman padi mulai dari tengah petak, meluas kearah pinggir dan menyisakan1-2 baris tanaman padi dipinggir petakan. Tikus menyerang tanaman padi pada malam hari siang hari tikus bersembunyi dalam sarangnya ditanggul irigasi ,jalan sawah,pematang dan didaerah perkampungan dekat sawah.Maka dengan hasil pengamatan tersebut  petugas POPT PPL Kelompoktani  beserta anggota bersepakat mengadakan Gerakan pengendalian tikus dengan cara pengumpanan dengan memakai Racun berbahan aktif Brodifakum, Coumatetralyl dan lain lain yang di suport dari Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian yang dilaksanakan  Hari Jum`at tanggal 16 April 2021. luas tanaman padi 119 ha , umur tanaman 15 – 20 hst , luas serangan 8 ha dengan intensitas 5.57 %, luas waspada 25 Ha. Rodentisida sebaiknya digunakan pada periode bero dan fase awal vegetatif.

  Semoga Bermanfaat……….

By Admin

Dibuat tanggal 14-06-2021

11630 Dilihat


Page 2

Selamat Datang di Portal Resmi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bojonegoro © 2020

Sangat Puas
17 %
Puas
33 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
50 %

Lihat Foto

TVRI/KOKBISA

Tangkapan layar Belajar dari Rumah TVRI SMP 12 Juni 2020 membahas tentang Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan.

KOMPAS.com – Belajar dari Rumah TVRI SMP 12 Juni 2020 membahas tentang Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan.

Dalam tayangan tersebut terdapat tiga pertanyaan.

Berikut ini soal dan jawaban Belajar dari Rumah TVRI SMP 12 Juni 2020 untuk pertanyaan pertama:

Pertanyaan 1:

Menurutmu, apa yang terjadi jika salah satu dari rantai makanan mendadak punah atau hilang? Berikan penjelasanmu dari rantai makanan yang kamu ketahui!

Jawaban:

Yang terjadi jika salah satu dari rantai makanan mendadak punah atau hilang adalah keseimbangan ekosistem akan terganggu.

Contoh, bila ular di sawah punah maka populasi tikus akan meningkat. Akibatnya merusak tanaman padi di sawah dan para petani akan merugi.

Contoh lain, bila sumber makanan di hutan habis karena penebangan pohon atau kebakaran hutan, maka hewan-hewan yang ada di dalam hutan akan mencari makanan hingga pemukiman penduduk, akibatnya akan mengganggu keamanan warga.

Untuk materi, soal dan jawaban TVRI SMP 12 Juni 2020 yang lain, cek link berikut ini:

Baca juga: Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan, Materi TVRI SMP 12 Juni

Baca juga: Soal dan Jawaban Belajar dari Rumah TVRI SMP 12 Juni 2020

Baca juga: Tiga Peristiwa yang Dapat Menyebabkan Dinamika Populasi

Baca juga: Peristiwa Nyamuk Mengisap Darah Manusia Termasuk Simbiosis Parasitisme

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berikutnya

Kunci jawaban materi IPA kelas 7 SMP tentang hal yang terjadi jika ular hilang dalam ekosistem sawah.

GridKids.id – Kids, ular berperan penting bagi ekosistem, yakni, sebagai predator dan mangsa dalam rantai makanan.

Ular merupakan predator alami tikus, serangga, dan laba-laba, sehingga dapat menjaga populasi hama tetap terkendali.

Lalu, apa yang terjadi jika ekosistem sawah tak ada ular?

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Ekosistem bisa dikatakan suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh.

Ekosistem akan membuat hubungan antara unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi satu dengan yang lain.

Maka dari itu, jika ular hilang dalam ekosistem sawah, hal ini tentu akan memengaruhi hewan dan makhluk hidup lainnya.

Lalu, apa yang terjadi jika ekosistem sawah tak ada ular?

Daripada penasaran, langsung simak ulasannya, yuk!

Baca Juga: Fungsi Tudung Kepala pada Ular Kobra saat Menyerang #AkuBacaAkuTahu

Leave a Comment