Macam macam jenis panggung yang terdapat di indonesia

JENIS-JENIS PANGGUNG PERTUNJUKAN

1. Panggung Arena
Panggung arena adalah panggung yang penontonnya melingkar atau duduk mengelilingi panggung (Gb.274). Penonton sangat dekat sekali dengan pemain. Agar semua pemain dapat terlihat dari setiap sisi maka penggunaan set dekor berupa bangunan tertutup vertikal tidak diperbolehkan karena dapat menghalangi pandangan penonton. Karena bentuknya yang dikelilingi oleh penonton, maka penata panggung dituntut kreativitasnya untuk mewujudkan set dekor. Segala perabot yang digunakan dalam panggung arena harus benar-benar dipertimbangkan dan dicermati secara hati-hati baik bentuk, ukuran, dan penempatannya. Semua ditata agar enak dipandang dari berbagai sisi.


2. Panggung Proscenium
Panggung proscenium bisa juga disebut sebagai panggung bingkai karena penonton menyaksikan aksi aktor dalam lakon melalui sebuah bingkai atau lengkung proscenium (proscenium arch). Bingkai yang dipasangi layar atau gorden inilah yang memisahkan wilayah akting pemain dengan penonton yang menyaksikan pertunjukan dari satu arah (Gb.276). Dengan pemisahan ini maka pergantian tata panggung dapat dilakukan tanpa sepengetahuan penonton. Panggung proscenium sudah lama digunakan dalam dunia teater. Jarak yang sengaja diciptakan untuk memisahkan pemain dan penonton ini dapat digunakan untuk menyajikan cerita seperti apa adanya. Aktor dapat bermain dengan leluasa seolah-olah tidak ada penonton yang hadir melihatnya. Pemisahan ini dapat membantu efek artistik yang dinginkan terutama dalam gaya realisme yang menghendaki lakon seolah-olah benar-benar terjadi dalam kehidupan nyata.

Tata panggung pun sangat diuntungkan dengan adanya jarak dan pandangan satu arah dari penonton. Perspektif dapat ditampilkan dengan memanfaatkan kedalaman panggung (luas panggung ke belakang). Gambar dekorasi dan perabot tidak begitu menuntut kejelasan detil sampai hal-hal terkecil. Bentangan jarak dapat menciptkan bayangan arstisitk tersendiri yang mampu menghadirkan kesan. Kesan inilah yang diolah penata panggung untuk mewujudkan kreasinya di atas panggung proscenium. Seperti sebuah lukisan, bingkai proscenium menjadi batas tepinya. Penonton disuguhi gambaran melalui bingkai tersebut. Hampir semua sekolah teater memiliki jenis panggung proscenium. Pembelajaran tata panggung untuk menciptakan ilusi (tipuan) imajinatif sangat dimungkinkan dalam panggung proscenium.

Jarak antara penonton dan panggung adalah jarak yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan gambaran kreatif pemangungan. Semua yang ada di atas panggung dapat disajikan secara sempurna seolah-olah gambar nyata. Tata cahaya yang memproduksi sinar dapat dihadirkan dengan tanpa terlihat oleh penonton dimana posisi lampu berada. Intinya semua yang di atas panggung dapat diciptakan untuk mengelabui pandangan penonton dan mengarahkan mereka pada pemikiran bahwa apa yang terjadi di atas pentas adalah kenyataan. Pesona inilah yang membuat penggunaan panggung proscenium bertahan sampai sekarang.

Panggung thrust seperti panggung proscenium tetapi dua per tiga bagian depannya menjorok ke arah penonton. Pada bagian depan yang menjorok ini penonton dapat duduk di sisi kanan dan kiri panggung (Gb.277). Panggung thrust nampak seperti gabungan antara panggung arena dan proscenium.

Bentuk ruangan ini akan memantulkan gelombang bunyi secara memusat di sisi tengah ruangan, karena permukaan dinding yang berbentuk cekung. Keadaan ini dapat membuat suara menjadi lebih jelas di bagian tengah ruangan, tetapi dibagian lain akan kurang. Jika berlebihan, suara yang terdengar di titik fokus pantulan akan terlalu keras.

5. Bentuk Segi EmpatBentuk ini merupakan bentuk yang sederhana dari ruang teater. Perletakan panggung perunjukkan berada di salah satu sisi dan ruang penonton berada disisi yang lain. Kondisi ini menyebabkan penonton yang berada di arena samping akan merasa kesulitan menikmati pertunjukkan kesenian, karena arah hadapnya tidak lurus ke arah panggung perunjukkan sehingga mengurangi rasa nyaman.Dapat pula panggung pertunjukkan berada di tengah2 ruang penonton. Kondisi ini dapat menampung lebih banyak penonton, tetapi tetap memiliki masalah sama, yakni penonton yang berada di area samping akan merasa kesulitan menikmati pertunjukkan kesenian.

Bentuk ini sering digunakan sebagai ruang seminar, workshop, rapat, dan sebagainya.

6. Bentuk Kipas (melingkar)

Bentuk kipas menjadikan ruang penonton melingkari panggung pertunjukkan. Dengan kondisi ini, kemampuan visual penonton terhadap pertunjukkan kesenian yang berlangsung tidak terganggu dengan posisinya. Panggung pertunjukkan berada ditengah, dengan auditorium terletak mengelilingi panggung pertunjukkan. Dengan begitu, kemampuan arah hadap pementas, maka ia akan menghadap ke arah penonton. Jalur sirkulasi pementasan melewati auditorium.
Bentuk ini sering digunakan dalam pertunjukkan konser musik ( terutama band ) dan pertunjukkan teatrikal. Tidak sesuai untuk pertunjukkan sulap.

      Ruang utama berada dan ruang penonton terletak saling berhadapan. Terkadang ruang utama juga dikelilingi ruang penonton.

Agency Artis MARKAZ production, Agensi Artis MARKAZ production.Di atas
panggung inilah semua laku lakon disajikan dengan maksud agar penonton
menangkap maksud cerita yang ditampilkan. Untuk menyampaikan maksud tersebut
pekerja teater mengolah dan menata panggung sedemikian rupa untuk mencapai
maksud yang dinginkan. Seperti telah disebutkan di atas bahwa banyak sekali
jenis panggung tetapi dewasa ini hanya tiga jenis panggung yang sering
digunakan. Ketiganya adalah panggung proscenium, panggung thrust, dan panggung
arena. Dengan memahami bentuk dari masingmasing panggung inilah, penata
panggung dapat merancangkan karyanya berdasar lakon yang akan disajikan dengan
baik.

Arena

Panggung
arena adalah panggung yang penontonnya melingkar atau duduk mengelilingi
panggung. Penonton sangat dekat sekali dengan pemain. Agar semua pemain dapat
terlihat dari setiap sisi maka penggunaan set dekor berupa bangunan tertutup
vertikal tidak diperbolehkan karena dapat menghalangi pandangan penonton.
Karena bentuknya yang dikelilingi oleh penonton, maka penata panggung dituntut
kreativitasnya untuk mewujudkan set dekor. Segala perabot yang digunakan dalam
panggung arena harus benar-benar dipertimbangkan dan dicermati secara hati-hati
baik bentuk, ukuran, dan penempatannya. Semua ditata agar enak dipandang dari
berbagai sisi.

Panggung
arena biasanya dibuat secara terbuka (tanpa atap) dan tertutup. Inti dari
pangung arena baik terbuka atau tertutup adalah mendekatkan penonton dengan
pemain. Kedekatan jarak ini membawa konsekuensi artistik tersendiri baik bagi
pemain dan (terutama) tata panggung. Karena jaraknya yang dekat, detil perabot
yang diletakkan di atas panggung harus benar-benar sempurna sebab jika tidak
maka cacat sedikit saja akan nampak. Misalnya, di atas panggung diletakkan
kursi dan meja berukir. Jika bentuk ukiran yang ditampilkan tidak nampak
sempurna – berbeda satu dengan yang lain – maka penonton akan dengan mudah
melihatnya. Hal ini mempengaruhi nilai artistik pementasan.

Lepas
dari kesulitan yang dihadapi, panggun arena sering menjadi pilihan utama bagi
teater tradisional. Kedekatan jarak antara pemain dan penonton dimanfaatkan
untuk melakukan komunikasi langsung di tengah-tengah pementasan yang menjadi
ciri khas teater tersebut. Aspek kedekatan inilah yang dieksplorasi untuk
menimbulkan daya tarik penonton. Kemungkinan berkomunikasi secara langsung atau
bahkan bermain di tengah-tengah penonton ini menjadi tantangan kreatif bagi
teater modern. Banyak usaha yang dilakukan untuk mendekatkan pertunjukan dengan
penonton, salah satunya adalah penggunaan panggung arena. Beberapa pengembangan
desain dari teater arena melingkar dilakukan sehingga bentuk teater arena
menjadi bermacammacam.

Proscenium

Panggung
proscenium bisa juga disebut sebagai panggung bingkai karena penonton
menyaksikan aksi aktor dalam lakon melalui sebuah bingkai atau lengkung
proscenium (proscenium arch). Bingkai yang dipasangi layar atau gorden inilah
yang memisahkan wilayah akting pemain dengan penonton yang menyaksikan
pertunjukan dari satu arah. Dengan pemisahan ini maka pergantian tata panggung
dapat dilakukan tanpa sepengetahuan penonton.

Panggung
proscenium sudah lama digunakan dalam dunia teater. Jarak yang sengaja
diciptakan untuk memisahkan pemain dan penonton ini dapat digunakan untuk
menyajikan cerita seperti apa adanya. Aktor dapat bermain dengan leluasa
seolah-olah tidak ada penonton yang hadir melihatnya. Pemisahan ini dapat membantu
efek artistik yang dinginkan terutama dalam gaya realisme yang menghendaki
lakon seolah-olah benar-benar terjadi dalam kehidupan nyata.

Tata
panggung pun sangat diuntungkan dengan adanya jarak dan pandangan satu arah
dari penonton. Perspektif dapat ditampilkan dengan memanfaatkan kedalaman
panggung (luas panggung ke belakang). Gambar dekorasi dan perabot tidak begitu
menuntut kejelasan detil sampai hal-hal terkecil. Bentangan jarak dapat
menciptakan bayangan arstisitk tersendiri yang mampu menghadirkan kesan. Kesan
inilah yang diolah penata panggung untuk mewujudkan kreasinya di atas panggung
proscenium. Seperti sebuah lukisan, bingkai proscenium menjadi batas tepinya.
Penonton disuguhi gambaran melalui bingkai tersebut.

Hampir
semua sekolah teater memiliki jenis panggung proscenium. Pembelajaran tata
panggung untuk menciptakan ilusi (tipuan) imajinatif sangat dimungkinkan dalam
panggung proscenium. Jarak antara penonton dan panggung adalah jarak yang dapat
dimanfaatkan untuk menciptakan gambaran kreatif pemangungan. Semua yang ada di
atas panggung dapat disajikan secara sempurna seolah-olah gambar nyata. Tata
cahaya yang memproduksi sinar dapat dihadirkan dengan tanpa terlihat oleh
penonton dimana posisi lampu berada. Intinya semua yang di atas panggung dapat
diciptakan untuk mengelabui pandangan penonton dan mengarahkan mereka pada
pemikiran bahwa apa yang terjadi di atas pentas adalah kenyataan. Pesona inilah
yang membuat penggunaan panggung proscenium bertahan sampai sekarang.

Thrust

Panggung thrust, menyerupai panggung prosenium,
tetapi dua pertiga bagian depannya menjorok ke arah penonton. Pada bagian depan
yang menjorok inilah penonton dapat duduk di sisi kanan dan kiri panggung Agency Artis MARKAZ production, Agensi Artis MARKAZ production

Leave a Comment