Pada masa Neolitikum pola hunian manusia praaksara sudah mampu membuat rumah yang disebut rumah

Hai RG Squad, kali ini kita akan membahas tentang kehidupan masyarakat zaman praaksara. Kalian pastinya penasaran dong bagaimana sih sejarah peradaban manusia itu terbentuk, dan seperti apa cara manusia bertahan hidup sebelum ada fasilitas seperti sekarang ini.

Manusia adalah makhluk hidup yang berkelompok dan memiliki organisme, secara biologis sih pastinya berbeda ya dan juga lebih lemah dibandingkan dengan jenis binatang. Akan tetapi, tingkat evolusi otak manusialah yang paling jauh dibandingkan makhluk lainnya. Dengan begitu, kemampuan otak manusia dalam proses berpikir membuat mereka mulai mampu memilah hal dan tindakan seperti apa yang dapat menguntungkan keberlangsungan hidup mereka.

Pola Kehidupan Masyarakat Zaman Praaksara

Melalui kemampuan proses berpikir manusia yang terus berkembang, manusia pun kemudian membentuk kebudayaan dan membentuk masyarakat itu sendiri, hal ini dilakukan dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidupnya. Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk yang berkelompok dan tidak dapat hidup sendiri.

Corak Kehidupan Manusia Zaman Pra Aksara

Sumber: pengertianjenis.com

Dahulu, manusia hidup dengan pola semi nomaden yaitu harus terus berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya, kemudian setiap orang harus membangun tempat tinggal, padahal hanya untuk sementara waktu. Hal itu dirasa kurang menguntungkan karena tidak efektif dan juga tidak efisien, akhirnya kehidupan masyarakat praaksara ini mengalami perkembangan. Atas dasar untung dan rugi, mulailah muncul gagasan untuk merubah pola kehidupan menjadi menetap. Nah, dari situlah konsep yang mendasari perkembangan masyarakat praaksara.

Baca Juga: Sistem Kepercayaan Manusia Purba Masa Prasejarah

Nah, berikut ini adalah keuntungan atau kelebihan dari pola kehidupan menetap, RG Squad:

• setiap keluarga dapat membangunan tempat tinggal yang lebih baik untuk waktu yang lebih lama;

• setiap orang dapat menghemat tenaga karena tidak harus membawa peralatan hidup dari satu tempat ke tempat lain; 

• para wanita dan anak-anak dapat tinggal lebih lama di rumah dan tidak akan merepotkan;

• wanita dan anak-anak sangat merepotkan, apabila mereka harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain;

• mereka dapat menyimpan sisa-sisa makanan dengan lebih baik dan aman;

• mereka dapat memelihara ternak sehingga mempermudah pemenuhan kebutuhan, terutama apabila cuaca sedang tidak baik;

• mereka memiliki waktu yang lebih banyak untuk berkumpul dengan keluarga, sekaligus menghasilkan kebudayaan yang bermanfaat bagi hidup dan kehidupannya;

• mereka mulai mengenal sistem astronomi untuk kepentingan bercocok tanam; dan

• Mereka mulai mengenal sistem kepercayaan.

Nah RG Squad, begitulah pola kehidupan masyarakat zaman prasejarah atau praaksara. Pada saat itu, proses berpikir otak manusia terus berkembang, sehingga mereka dapat menentukan hal apa yang harus mereka lakukan agar lebih menguntungkan. Semua itu dilakukan demi mempertahankan keberlangsungan kehidupan mereka. Jika kalian masih banyak pertanyaan atau ingin jauh lebih memahami tentang kehidupan masyarakat zaman dahulu, kalian bisa tonton video di ruangbelajar, tentunya bersama tutor yang berpengalaman.

Referensi:

Gunawan, Restu, Amurwani Dwi Lestariningsih, dan Sardiman. (2017) Sejarah Indonesia Kelas X Untuk SMA/MA/SMK/MAK. Kurikulum 13 Revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sumber Foto:

(2019). Manusia Praaksara [online]. Availavle at: (Accessed: 13 November 2020)

Artikel ini diperbarui pada 13 November 2020

Praaksara adalah zaman dimana manusia belom mengenal tulisan ataupun istilah lainnya. Zaman praaksara juga disebut sebagai zaman nirleka, nir artinya tidak ada dan leka artinya tulisan.

Pada zaman praaksara pola hunian manusianya terbagi menjadi 3 cara, yaitu; nomaden, semi nomaden, dan menetap.


Nomaden adalah cara hidup berpindah pindah, pindah dari satu tempat ke tempat yang satunya terus menurus. Pada dasarnya manusia sangat bergantung pada alam, mereka memakan apa yang sudah disediakan oleh alam, seperti buah – buahan, daun – daunan, dan umbi – umbian yang mereka tinggal petik atau pun gali dari tanah. Karena pada saat itu mereka belom mengenal menanam atau pun bercocok tanam.

Pada masa nomaden ini disebut juga dengan “mengumpulkan makanan dan berburu”, karena jika bahan makanan pada tempat yang mereka tempati sudah habis maka, mereka akan berpindah ketempat yang menyediakan bahan makan. Selain itu tujuan berpindah tempat mereka adalah untuk berburu binatang.

Ciri ciri manusia nomaden adalah sebagai berikut;

  • Bergantung pada alam
  • Hidup berkelompok tidak lebih dari 10-15 orang
  • Belum mampu mengolah makanan
  • Hidup dari hasil berburu dan mengumpulkan bahan makan
  • Peralatan masih sangat sederhana terbuat dari batu dan kayu yang masih kasar

Kehidupan semi nomaden adalah cara hidup berpindah pindah, pindah dari satu tempat ke tempat yang satunya dan membuat tempat tinggal sementara. Karena terbatasnya sumber daya alam yang bisa dimanfaat oleh manusia pada saat itu, serta meningkatnya kebutuhan manusia pada saat itu.

Pada masa semi nomaden diperkirakan manusia sudah mulai memelihara hewan, karena hewan dapat sangat berguna dalam berburu dan mencari bahan makan.

Ciri ciri manusia semi nomaden adalah sebagai berikut;

  • Mulai mengenal cara mengolah makanan
  • Membuat tempat tinggal sementara
  • Mulai menanam berbagai bahan makanan
  • Peralatan hidup sudah lebih baik dari sebelumnya
  • Tulang mulai digunakan sebagai alat membantu kehidupan

Pada zaman ini manusia udah mulai membuat tempat tinggal permanen, karena sistem nomaden yang tidak menguntungkan. Harus berpindah dari satu tempat ketempat lain, serta membangun tempat tinggal sementara, sangat tidak efesian dan efektif.

Ciri ciri manusia yang menetap adalah sebagai berikut;

  • Mulai membangun tempat tinggal permanen
  • Dapat menyimpan bahan makanan dan hasil buruan dengan aman dan lebih lama
  • Sudah mengenal baik sistem pengolahan bahan makanan
  • Bercocok tanam dan mengenal sistem astonomi
  • Mulai mengenal sistem ternak hewan
  • Mulai mempunyai sistem kepercayaan

Demikian pembahasan kali ini semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kalian. Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa share ya…

Terima kasih atas kunjungannya
Kunjungi Toko BALINGGA SHOP Untuk Order Produk UKM dan UMKM Jateng.

Leave a Comment