Proses yang terjadi pada organ dalam gambar lambung adalah

Lambung merupakan organ penting bagi manusia, maka dari itu menjaga fungsi lambung menjadi sebuah keharusan. Organ ini berada di kiri perut bagian atas. Lambung menjadi organ yang nantinya akan menerima makanan yang berasal dari kerongkongan.

Fungsi Lambung Pada Sistem Perncernaan Manusia

Sebagai organ penting, lambung memiliki beberapa fungsi untuk tubuh. Mengutip dari halodoc.com dan alodokter.com, berikut ini beberapa fungsi lambung pada manusia.

Di awal sudah sempat disinggung bahwa fungsi lambung adalah untuk mencerna atau mengolah makanan. Dalam organ ini terdapat banyak jaringan yang menyelimuti. Selain jaringan, organ juga mengandung enzim-enzim yang berguna untuk membantu mencerna makanan.

Proses pencernaan menuju lambung diawali dengan masuknya makanan dari mulut ke kerongkongan. Di dalam organ ini terdapat gerak peristaltik yang berfungsi untuk mendorong makanan menuju lambung.

Makanan yang sudah sampai di lambung akan kembali diproses secara mekanik dan dihaluskan menggunakan otot lambung. Di lambung juga terjadi pencernaan dengan bantuan enzim-enzim.

Dalam organ tersebut terdapat enzim pepsin yang fungsinya untuk mengubah protein menjadi asam amino. Enzim renin yang akan mengubah protein menjadi kasein. Serta terdapat asam klorida (HCl) yang akan membantu memecah protein.

Advertising

Advertising

Baca Juga

Fungsi lambung lainnya yaitu untuk menyimpan makanan. Tak hanya untuk mengolah makanan, lambung juga berguna untuk menyimpan makanan yang dikonsumsi.

3. Memilah dan Membuang Zat Berbahaya

Lambung merupakan organ yang mampu menghasilkan asam bernama asam hidrokloril. Carian ini berguna untuk membantu memecah makanan.

Selain itu, asam hidrokloril ini juga berfungi untuk memilah dan membuang zat atau mikroba berbahaya yang ada di makanan. Sehingga nantinya makanan yang diserap tubuh sudah lebih aman.

4. Menyerap Zat yang Berguna untuk Tubuh

Selain mampu membuang zat berbahaya, lambung juga memiliki kemampuan untuk menyerap zat-zat yang berguna untuk tubuh. Lambung diketahui bisa memproduksi zat yang akan mempermudah tubuh untuk menyerap zat berguna seperti vitamin B12.

5. Mendorong Makanan ke Usus

Fungsi lambung berikutnya yaitu membantu makanan turun ke usus. Makanan yang sudah selesai dicerna oleh lambung, nantinya akan menuju ke usus halus melalui pilorus.

Usus halus kemudian akan melanjutkan proses pencernaan makanan tersebut. Usus akan memecah makanan dan menyerap nutrisi dari makanan ke dalam aliran darah.

Baca Juga

Asam lambung dalam lambung termasuk jenis asam klorida. Mengutip dari sehatq.com, fungsi asam lambung seperti berikut:

  1. Membantu memecah, mencerna, dan menyerap nutrisi dalam makanan.
  2. Membunuh bakteri dan virus berbahaya yang ada di lambung sehingga tubuh terlindungi dari infeksi.

Fungsi asam klorida dalam lambung yaitu untuk memasuk H+ yang dapat mengaktifkan perpinogen menajdi pepsin. Jika enzim tersebut sudah aktif, maka protein bisa dipecah menjadi peptida atau asam amino yang mudah diserap usus.

Jumlah peptida, asam amino, dan zat lain dari makanan akan membuat produksi HCl bertambah. Jika produksi HCl tidak cukup, maka protein yang dihasilkan berukuran lebih besar dan sulit dicerna. Hal tersebut membuat efektivitas proses pencernaan menjadi terganggu.

Asam klorida merupakan zat yang bersifat korosif. Namun tubuh manusia memiliki lapisan lendir yang dapat melindungi dinding lambung sehingga tidak terkikis oleh asam lambung.

Cara Menjaga Fungsi Lambung

Lambung menjadi organ yang berperan besar dalam sistem pencernaan manusia. Maka dari itu, penting juga menjaga fungsi lambung tersebut. Menurut penjelasan di halodoc.com, berikut beberapa cara untuk menjaga agar lambung tetap berfungsi dengan baik.

Baca Juga

  1. Mengkonsumsi makanan dalam porsi kecil.
  2. Menghindari minuman berkarbonasi.
  3. Memperbanyak konsumsi buah dan sayur.
  4. Mengurangi makanan berlemak.
  5. Tidak merokok.
  6. Menurunkan berat bedan yang berlebih.
  7. Mempertahankan tubuh dalam posisi tegak sesuai makan.
  8. Menghindari camilan sebelum tidur.
  9. Menghindari makanan yang bisa menyebabkan iritasi.
  10. Minum air putih sebanyak delapan gelas per hari.
  11. Rutin berolahraga
  12. Mengkonsumsi makanan probiotik untuk menjaga mikroba baik dalam tubuh,
  13. Rutin buang air kecil dan besar.

Apabila fungsi lambung terganggu, maka dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Gangguan tersebut biasanya ditandai dengan gejala seperti kembung, mual, muntah, nyeri di ulu hati, hingga nyeri pada perut bagian atas. Mengutip dati alodokter.com, berikut ini beberapa masalah kesehatan yang terjadi jika fungsi lambung terganggu.

Baca Juga

Gastritis adalah peradangan di lambung akibat asam lambung yang merusak dinding lambung. kondisi tersebut menyebabkan rasa nyeri lembung, pendarahan, dan tukak lambung.

2. GERD

Gastroesophageal reflux disease atau GERD merupakan kondisi saat asam lambung dan isi lambung naik ke kerongkongan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan iritasi pada dinding kerongkongan dan menyebabkan nyeri ulu hati.

3. Tukak Lambung

Tukak lambung adalah luka di dinding lambung akibat terkikisnya lapisan lambung. luka tersebut juga bisa terjadi di atas usus kecil. Penyebab dari gangguan ini yaitu adanya infeksi bakeri dan penggunaan obat antiinflamasi dalam jangka panjang.

Lihat Foto

Thinkstockphotos

Ilustrasi fungsi orgam pencernaan

KOMPAS.com – Sistem pencernaan manusia merupakan gabungan dari organ-organ pencernaan yang menjadi satu kesatuan untuk melakukan pencernaan makanan. Pencernaan makanan penting untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi harian.

Organ-organ pencernaan manusia

Terdapat 6 organ pencernaan yang terlibat, berturut-turut dimulai dari rongga mulut, esofagus, lambung, usus halus, usus besar, dan anus.

Jelaskan fungsi dari organ-organ pencernaan manusia tersebut!

1. Rongga mulut

Terdapat beberapa organ yang ada di dalam rongga mulut, diantaranya yang berperan dalam proses pencernaan adalah gigi, lidah, dan kelenjar ludah.

Gigi berfungsi untuk mengunyah makanan agar menjadi lebih halus dan lebih mudah dicerna tubuh. Gigi berbeda-beda bentuknya sesuai dengan fungsinya. Berikut perbedaan bentuk gigi dan fungsinya.

  1. Gigi seri: berbentuk pahat, berfungsi untuk memotong
  2. Gigi taring: berbentuk seperti pahat runcing, berfungsi untuk mengoyak
  3. Gigi geraham: permukaannya datar berlekuk, berfungsi untuk menghaluskan.

Organ selanjutnya yang ada di dalam rongga mulut adalah lidah. Lidah berfungsi untuk mendorong makanan masuk ke dalam esofagus untuk dicerna lebih lanjut. Selain itu, lidah merupakan indra pengecap yang bisa merasakan rasa manis, asin, pahit, dan asam.

Organ ketiga di rongga mulut adalah kelenjar ludah yang berfungsi untuk memproduksi saliva. Saliva atau ludah penting untuk membasahi makanan agar mudah ditelan dan mengandung enzim yang membantu proses pencernaan awal.

Baca juga: 70 Persen Sistem Imun Dipengaruhi Kesehatan Saluran Pencernaan

2. Esofagus

Esofagus disebut juga dengan kerongkongan. Ini merupakan saluran penghubung antara rongga mulut dengan lambung. Pada saluran ini tidak terjadi proses pencernaan.

Jakarta

Sistem pencernaan merupakan rangkaian jaringan yang terdiri dari organ-organ berfungsi untuk mencerna segala makanan yang dimakan oleh manusia.

Fungsi sistem pencernaan pada manusia adalah untuk menerima dan mencerna makanan, di mana makanan tersebut diubah menjadi nutrisi yang akan diserap dan disalurkan ke seluruh tubuh melalui aliran darah.

Selain itu, sistem pencernaan juga berfungsi untuk memisahkan dan membuang sisa makanan yang tidak bisa dicerna oleh tubuh.

Proses pencernaan makanan akan berlangsung di dalam organ dan saluran pencernaan makanan, seperti dikutip dari buku IPA SMP terbitan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar oleh Yanni Puspitaningsih, M.Si.

Proses pencernaan pada manusia terbagi menjadi dua jenis, yakni pencernaan secara mekanik dan pencernaan secara kimiawi.

Pencernaan mekanik adalah perubahan makanan dari besar/ kasar menjadi bentuk yang lebih kecil dan halus. Sedangkan, pencernaan secara kimiawi (enzimatis) adalah perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat sederhana dengan menggunakan enzim, dimana prosesnya melibatkan alat-alat pencernaan.

Organ-organ Pencernaan Manusia

Dikutip dari modul Biologi kelas XI terbitan Kemdikbud yang disusun oleh Icih Tresnaasih, M.Pd, organ-organ pencernaan terdiri atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.

1. Saluran Pencernaan

Saluran pencernaan terdiri dari mulut, kerongkong (esofagus), lambung (ventrikulus), usus halus (intestinum), usus besar (kolon), dan anus. Berikut penjelasan lengkapnya:

Dalam sistem pencernaan manusia, mulut merupakan tempat pertama dari proses pencernaan dimulai, yang diwali dengan masuknya makanan. Di dalam rongga mulut makanan terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah (air liur) sebagai alat bantu proses pencernaan makanan yang masuk ke mulut.

Gigi berfungsi sebagai pengunyah makanan, agar makanan menjadi halus. Gigi seri, gigi taring, gigi geraham depan, dan gigi geraham belakang

Lidah berfungsi sebagai alat untuk mengaduk makanan dan mendorong makanan agar dapat ditelan. Lidah juga difungsikan sebagai alat pengecap. Di dalam lidah kita akan dapat merasakan berbagai macam rasa seperti manis, asin, pahit, dan asam yang akan direspon oleh lidah pada tempat bagian yang berbeda-beda.

Air liur berfungsi untuk membasahi makanan agar dapat mudah ditelan, dan juga mampu melindungi selaput mulut.

Kerongkongan adalah saluran yang menghubungkan rongga mulut dengan lambung. Kerongkongan berfungsi sebagai jalan bagi makanan dari mulut menuju lambung.

Lambung merupakan kantung besar yang terletak di sebelah kiri rongga perut, yang terbagi menjadi bagian atas (kardiak), bagian tengah (fundus), dan bagian bawah (pilorus). Dinding lambung terdiri dari otot yang tersusun melingkar, memanjang, dan menyerong yang menyebabkan lambung berkontraksi, sehingga makanan dapat teraduk dan bercampur baik dengan getah lambung.

Usus halus terdiri dari usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejenum), usus penyerap (ileum). Dalam sistem pencernaan manusia usus halus berfungsi sebagai tempat penyerapan sari makanan melalui proses pencernaan kimiawi yang melibatkan berbagai enzim pencernaan.

Usus besar terdiri dari beberapa bagian, seperti bagian usus buntu (apendiks), bagian mendatar, bagian menurun, dan berakhir pada anus. Di dalam usus besar terdapat bakteri bernama Escherichia coli, yang membantu dalam proses pembusukan sisa makanan, sekaligus dapat menghasilkan vitamin K yang berperan penting dalam proses pembekuan darah. Salah satu fungsi penting usus besar adalah sebagai tempat penyerapan kembali air yang masuk dalam tubuh.

Anus merupakan sebuah lubang pembuangan feses, sebagai tempat proses buang air besar (defeksi). Proses defekasi terjadi akibat adanya kontraksi otot dinding perut, otot sfingter anus, kontraksi kolon serta rektum, yang membuat feses dapat terdorong ke luar melalui anus.

2. Kelenjar Pencernaan

Kelenjar pencernaan terdiri dari kelenjar ludah (saliva), pankreas, dan hati. Berikut penjelasan lengkapnya:

Kelenjar ludah dapat menghasilkan enzim ptialin, yang dapat mengubah makanan yang mengandung zat karbohidrat (amilum) menjadi gula sederhana (maltosa).

Kelenjar pankreas terletak dekat lambung dan usus halus. Pankreas dapat menghasilkan enzim yang dipengaruhi oleh hormon sekretin yang diproduksi oleh usus dua belas jari. Enzim tersebut terdiri dari enzim amilase sebagai pengubah amilum menjadi glukosa, enzim lipase sebagai pengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol, serta enzim tripsin sebagai pengubah protein menjadi senyawa asam amino.

Kelenjar hati merupakan kelenjar pencernaan terbesar manusia berwarna merah kecoklatan. Dalam hati terdapat kantung empedu yang berfungsi sebagai penampung cairan sebelum disalurkan untuk mencerna makanan yang terbuat dari sel sel darah merah yang telah mati atau rusak. Cairan empedu mampu mengubah ukuran lemak menjadi partikel kecil, supaya lebih mudah di edarkan oleh darah ke seluruh tubuh.

Pencernaan merupakan organ tubuh yang sangat penting, sehingga kita perlu untuk menjaganya. Beberapa cara sederhana untuk menjaga sistem pencernaan manusia diantaranya adalah dengan mengunyah makanan dengan baik, mengonsumsi makanan berserat, dan rajin minum air putih.

Simak Video “Ilmuwan Akhirnya Selesai Menguraikan Seluruh Genom Manusia

(pal/pal)

Leave a Comment