Salah satu tokoh Belanda yang menentang adanya tanam paksa adalah brainly

Illustrasi Tokoh Belanda yang Menentang Sistem Tanam Paksa Pada Masa Penjajahan. Sumber: www.unsplash.com

Dalam sejarah masa penjajahan, tepatnya pada tahun 1830, Indonesia melalui periode tanam paksa atau Cultuurstelsel. Kebijakan ini dkeluarkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch dari VOC. Namun ternyata, tak semua orang Belanda mendukung kegiatan tanam paksa ini. Tokoh belanda yang menentang sistem tanam paksa adalah Baron van Hoevell, Douwes Dekker, dan Fransen De Putte. Seperti apa sosok mereka?

Sejarah Sistem Tanam Paksa

Pada tahun 1834 lahirlah Lembaran Negara tahun 1834 Nomor 22 yang mengatur mengenai ketentuan sistem tanam paksa. Pada dasarnya sistem ini memaksa setiap desa untuk menyisihkan sebagian tanahnya untuk ditanami komoditas ekspor seperti kopi, tebu, dan indigo.

Menurut buku Keuntungan Kolonial dari Kerja Paksa (2014:68) karya Jan Breman, tuntutan VOC kepada petani ini juga ditambah dengan kewajiban menyetorkan biji kopi ke gudang VOC dengan bayaran yang sudah ditetapkan oleh VOC. Monopoli dagang dari VOC juga melarang orang luar khususnya pedagang Cina untuk masuk ke wilayah-wilayah tanam paksa tersebut.

Illustrasi Tokoh Belanda yang Menentang Sistem Tanam Paksa Pada Masa Penjajahan. Sumber: www.unsplash.com

Tokoh Belanda yang Menentang Sistem Tanam Paksa

Tak semua orang Belanda mendukung kebijakan tanam paksa. Terdapat beberapa tokoh Belanda yang menolak kebijakan tanam paksa ini karena dianggap tidak humanis, di antaranya Baron van Hoevell, Fransen de Putte, dan Eduard Douwes Dekker.

Douwes Dekker bisa dibilang adalah salah satu tokoh Belanda yang terkenal menentang sistem tanam paksa. Pada tahun 1860, dengan menggunakan nama samaran Multatuli, Douwes Dekker mengarang buku berjudul Max Havelaar.

Buku tersebut berisi tuntutan kepada pemerintah Belanda untuk lebih memperhatikan kehidupan bangsa Indonesia dengan memberikan pendidikan yang layak, membangun saluran pengairan, serta memindahkan penduduk dari daerah yang padat ke daerah yang jarang penduduknya.

Fransen de Putte merupakan tokoh liberal Belanda yang gencar menyerang sistem kolonial yang mengeksploitasi sumber daya manusia di Indonesia dengan cara kerja paksa. Beliau menulis buku yang berjudul Suiker Contracten sebagai protesnya terhadap kegiatan tanam paksa.

Melalui parlemen Belanda, Fransen de Putte juga terus berupaya menghapus berbagai pelanggaran dan aturan pemerintah Belanda yang dianggap merugikan orang Indonesia.

Baron van Hoevell adalah salah satu tokoh Parlemen Belanda yang juga menganggap kebijakan pemerintah Belanda tidak pro-rakyat. Bersama dengan Fransen de Putte, Baron berupaya menghapuskan sistem tanam paksa melalui parlemen, dan tidak berhenti berjuan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia meskipun ia sempat diusir oleh Pemerintah Belanda.

Itulah sejarah beberapa tokoh Belanda yang menentang sistem tanam paksa di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat. (AGI)


bolehkah kakak beradik menikahi wanita yang desanya sama?​


karena manusia sudah banyak berbuat dosa, maka allah menghukum manusia dengan​


36. Senyawa yang digunakan sebagai bahan pemanis dan penambah aroma berturut-turut adalah …. a. Tartrazin dan oktil asetat b. Sorbitol dan amil aset


at c. Oktil asetat dan sorbitol d. Sakarin dan eritrosin​


coba jelaskan bagaimana hubungan antara intelegensi dengan keberhasilan dalam belajartolong bantui ya kk​


23. Perhatikan pernyataan berikut: 1) Merambat lurus 2) Dapat di pantulkan 3) Dapat dibiaskan 4) Gelombang elektro magnetik Pernyataan diatas merupaka


n sifat dari … a. Cahaya b. Air c. Bunyi d. Petir​


Teknik audit berbantuan komputer membutuhkan tim audit yang memiliki keahlian dan pengetahuan computer. Pelaksanaan teknik audit ini juga dapat menimb


ulkan gangguan operasi teknologi informasi (TI) klien ketika auditor menggunakan peralatan, program, dan file-file TI-nya. Sebagai Auditor, silahkan Saudara jelaskan teknik audit berbantuan komputer yang tersedia untuk menguji implementasi pengendalian aplikasi terprogram tertentu! 2. Audit Sampling digunakan sebagai aplikasi prosedur audit dengan cara melakukan pengujian terhadap sebagian bukti untuk membuat kesimpulan. Berikan penjelasan Saudara mengenai dua tahap dalam pelaksanaan pengujian. Serta jelaskan tiga perbedaan antara sampel statistik dan nonstatistik! 3. Saudara sebagai Auditor, diminta membuat contoh atas risiko salah saji material yang mungkin terjadi pada setiap tahap prosedur penaksiran risiko di bawah ini: a. Memahami entitas dan lingkungannya. b. Melakukan prosedur analitis. READY READY READY READY JAWABAN TUGAS FULL WORD TTUGAS UT WA 088708598765READY READY READY READY JAWABAN TUGAS FULL WORD TTUGAS UT WA 088708598765READY READY READY READY JAWABAN TUGAS FULL WORD TTUGAS UT WA 088708598765READY READY READY READY JAWABAN TUGAS FULL WORD TTUGAS UT WA 088708598765READY READY READY READY JAWABAN TUGAS FULL WORD TTUGAS UT WA 088708598765​


19. Varian Covid 19 yang memiliki sekitar 50 mutasi genetik yang genetik yang sekarang sedang dirasakan oleh berbagai belahan dunia yang salah satu ci


rinya adalah demam, tenggorokan gatal, sakit kepala, nyeri tubuh dengan tingkat penularan yang cepat adalah…. a. Alpha b. Gamma c. Betad. Omicron​


apa dampak memakan pucuk ubi sebelum meminum obat?dan cara mengatasi nya kek mana?soalnya saya ke lupa​


12. Umar adalah seorang siswa kelas 4 SD mengalami mual, sakit perut, diare dan muntah setelah memakan tahu genjrot di sekolahnya. Berdasarkan hasil p


enulusuran ternyata tahu yang digunakan mengandung pewarna buatan Pewarnabuatan yang digunakan tahu gejrot adalah …. a. Methanil yellow b. Rhodamin c. Tarirazin d. Kuning FCF​


. Soal1 Mikroekonomi menangani masalah-masalah ekonomi yang bersifat positif dan normatif. Jelaskan perbedaan analisis positif dan normatif dalam ling


kup mikro ekonomi! 2 Jelaskan mengenai kurva indifference serta 4 aksioma yang mendasari terbentuknya kurva tersebut! 3 Jelaskan apa yang dimaksud dari produksi dengan satu variabel input serta berikan contoh aplikasinya dalam bentuk tabel! 4 Di dalam proses produksi, output perusahaan akan berubah seiring perubahan input secara proporsional atau disebut dengan skala pengembalian. Jelaskan macam-macam skala pengembalian yang mungkin terjadi di dalam proses produksi! 5 Jelaskan macam-macam biaya produksi perusahaan dalam jangka pendek! yg mau jawaban WA 08974708361​

Leave a Comment