Sasmitanipun utawa watakipun tembang gambuh inggih punika…

You’re Reading a Free Preview
Pages 7 to 8 are not shown in this preview.

You’re Reading a Free Preview
Pages 13 to 26 are not shown in this preview.

Tembang Gambuh Serat Wedhatama  – Tembang macapat merupakan jenis karya sastra Jawa yang isinya berupa nasihat, perasaan, pengalaman, dan semangat dari penulis.

Hingga saat ini, tembang macapat atau yang disebut dengan puisi Jawa ini masih digemari oleh sebagian masyarakat dari berbagai kalangan.

Seperti yang kita ketahui, makna isi tembang macapat sendiri sangat dalam. Setiap syair tembang (cakepan tembang) mengandung pesan berupa nasihat.

Maka tidak heran jika fungsi tembang macapat sebagai sarana memberi nasihat, pembawa amanat, media dakwah dan sebagai alat pendidikan.

Jenis tembang macapat sendiri ada 11, salah satunya adalah tembang macapat gambuh yang akan kita pelajari saat ini.

Pembahasan tersebut meliputi contoh tembung gambuh, watak tembung gambuh, paugeran tembang, arti tembang gambuh, gancaran tembang dan makna tembang gambuh.

Pengertian Tembang Gambuh

kompasiana.com

Tembang macapat gambuh merupakan salah satu dari 11 jenis tembang Jawa yang berada dalam urutan ke 6.

Tegese tembang gambuh / arti tembung gambuh berasal dari bahasa Jawa yaitu “jumbuh” yang artinya tepat, sesuai, cocok, sepaham dan bijaksana.

Tembang gambuh adalah kesenian Jawa yang menceritakan anak muda ketika bertemu seseorang yang tepat dan sesuai. Kemudian mereka memutuskan untuk menikah setelah bertemu kedua belah pihak dan mendapat restu dari orang tua.

Namun, secara umum makna dari tembung gambuh yang akan di bahas bukan hanya menceritakan hubungan menjelang pernikahan saja.

Kenyataannya, isi lagu gambuh juga membahas pergaulan antar manusia sehingga terciptalah hubungan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.

Tegese tembang gambuh membahas tema pergaulan secara global. Baik itu pergaulan dengan orang yang lebih tua, teman, tetangga, pasangan atau rekan bisnis agar harmonis.

Gambuh hadir dengan menyuguhkan lirik lirik lagu bertema nasihat dalam menjalin hubungan antar sesama, budi pekerti dan toleransi.

Pitutur luhur tembung macapat gambuh yang seperti ini sangat di butuhkan oleh masyarakat modern yang krisis budi luhur seperti saat ini.

Tembang gambuh ngandhut isi nasihat atau pitutur luhur yang nilai nilainya akan tetap relevan hingga akhir zaman.

Asal Usul Tembang Macapat Gambuh

google.id

Macapat gambuh di perkirakan muncul pada abad ke-15. Dahulu tembang ini populer disekitar masyarakat Bali ketika diperkenalkan aktor teater yang berjudul Panji.

Gambuh adalah teater dramatari Bali yang mutunya dianggap paling tinggi.

Selain itu, gambuh juga dikenal sebagai dramatari klasik Bali yang kaya akan gerakan tari. Sehingga dianggap sebagai sumber jenis tari klasik Bali.

Ditunjukkan dalam bentuk teater, macapat gambuh sangat berpegang teguh dengan kajian seni seperti seni rupa dan seni suara.

Pementasan macapat gambuh diiringi dengan alat musik tradisional Indonesia yaitu gamelan.

Watak Tembang Gambuh

jawapos.id

Macapat gambuh termasuk bagian dalam tembang tengahan, sama halnya dengan jenis tembang Megatruh, Wirangrong, Jurudhemung dan Balabak.

Watak tembang macapat merupakan sifat dari syair dan lirik yang disampaikan dalam suatu tembang.

Watak tembang macapat satu dengan yang lainnya berbeda, ada yang berwatak sedih, susah, sengsara dan ada juga yang berwatak bahagia, amarah, ketenangan.

Watak tembang gambuh yaiku sumanak (ramah kepada siapapun), Sumadulur (rasa persaudaraan yang kuat), Mulang (mengajar), lan pitutur (memberi nasihat.

Watak macapat gambuh secara khusus tentang kebersamaan dan sifat kekeluargaan. Sedangkan watak gambuh lainnya berupa sifat tegas, lugas, jelas, dan tidak ragu-ragu.

Karena watak inilah, seringkali jenis macapat gambuh digunakan untuk menyampaikan cerita, pitutur (nasihat) dan pesan kehidupan yang membangun rasa persaudaraan, toleransi dan kekeluargaan.

Aturan atau Paugeran Tembang Gambuh

solopos.com

Seluruh tembang macapat terikat oleh aturan-aturan (paugeran) yang digunakan untuk membedakan satu tembang dengan tembang lain. Paugeran tembang ini perlu kalian pelajari jika ingin tahu cara membuat tembang gambuh dengan baik dan benar.

Paugeran tembang macapat gambuh ada tiga yaitu paugeran guru gatra, guru lagu dan guru wilangan.

Guru Gatra Tembang Gambuh

Tembang macapat gambuh memiliki 5 guru gatra atau baris. Dengan demikian, setiap bait dari tembung gambuh terdiri atas lima baris lirik yang saling berhubungan.

Guru Lagu Tembang Gambuh

Setiap tembang macapat selalu memiliki guru lagu yang berbeda satu sama lain. Guru lagu gambuh yaitu u, u, i, u, o. Artinya pada akhir lirik gambuh (lagu gambuh) setiap barisnya (gatra) diakhiri oleh huruf vokal yang ada lima tersebut.

Guru Wilangan Tembang Gambuh

Paugeran tembang macapat gambuh selanjutnya yaitu guru wilangan. Guru wilangan adalah gatra atau baris dalam bait tembang yang memiliki jumlah suku kata tertentu.

Guru wilangan tembung gambuh yaitu 7, 10, 12, 8, 8. Dengan demikian, gatra pertama jumlah suku katanya 7, kedua 10, ketiga 12 dan seterusnya.

Dengan adanya paugeran tembang, ketika akan membuat lirik atau syair suatu tembang maka tidak bisa asal-asalan.

Melainkan harus menyesuaikan aturan tembang berupa guru gatra, guru lagu dan guru wilangan seperti diatas agar isi tembang lebih enak didengar.

Baca Juga : Tembang Asmarandana

Fungsi Tembang Macapat Gambuh

Tembang macapat gambuh memiliki fungsi untuk menyampaikan berbagai ajaran kebaikan (pitutur luhur) kepada para kaulah muda. Fungsi ini juga menunjukkan bagaimana isi tembang macapat gambuh secara keseluruhan.

Amanat macapat gambuh yang paling menonjol adalah tentang bagaimana cara menjalin hubungan baik dengan manusia lain. Jadi pada intinya, makna isi tembang ditujukan untuk memberi nasehat (wewarah) dan petunjuk-petunjuk dalam berbuat baik.

Tembung gambuh pada akhirnya sering ditampilkan dalam pementasan acara umum, seperti pameran budaya, karawitan dan pewayangan. Hal ini karena makna yang terkandung dalam isi tembang.

Kumpulan Contoh Tembang Gambuh Lan Artine

solopos.com

Berikut kumpulan contoh tembang gambuh lan tegese:

Contoh Tembang Gambuh Buatan Sendiri

1)Sekar gambuh ping catur
Kang cinatur polah kang kalantur
Tanpa tutur katula-tula katali
Kadaluwarsa kapatu

Kapatuh pan dadi awon

Artinya:

Ini sekar gambuh keempat
Berbicara mengenai tingkah laku melewati batas.
Jjika tanpa nasehat maka semakin tak terkendali.
Akhirnya terlanjur menjadi kebiasaan.

Kebiasaan yang mengakibatkan keburukan.

2) Aja nganti kabanjur
Barang polah ingkang nora jujur
Yen kebanjur sayekti kojur tan becik
Becik ngupayaa iku

Pitutur ingkang sayektos.

Artinya:

Jangan menunggu terbiasa.
Terbiasa berperilaku  tidak jujur.
Jika sudah terlanjur akan celaka dan tidak baik.
Lebih baik berusaha

Mengikuti ajaran yang benar dan sejati.

3) Ya kanca mlaku-mlaku
Nyegerake awak esuk-esuk
Ayo konco konco subuh pada tangi
Mlakune karo geguyu

Mlakumlakubanjurngaso

4)Mun hayang hirup makmur 
Kudu sing rajin neangan elmu
Mun urang sok hayang dihargaan diri
Kudu ngaharhaan batur

Jeung kudu hormat

Contoh Tembang Macapat Gambuh Tema Tata Krama

5) Tutur bener puniku
Sayektine apantes tiniru
Nadyan metu saking wong sudra papeki
Lamun becik nggone muruk

Iku pantes siro anggo.

Artinya:

Ucapan benar yaitu
Yang pantas untuk ditiru
Meskipun dari orang yang derajatnya lebih rendah
Namun jika pengajarannya baik

Maka pantas ditiru

6) Ana pocananipun
Adiguna adigang adigung
Pan adigang kidang adigung pan esthi
Adiguna ula iku

Telu pisan mati sampyoh

Artinya:

Ada perumpamaan
Adiguna, adigang, dan adigung’
Seperti Adigang-nya seekor kijang dan adigung-nya seekor gajah
Dan adiguna  seekor ular

Ketiganya mati bersama dengan sia-sia

Contoh Tembang Gambuh Tema Pendidikan

7) Si kidang ambegipun,
Angandelaken kebat lumpatipun,
Pan si gajah angandelaken gung ainggil,
Ula ngandelaken iku,

Mandine kalamun nyakot.

Artinya:

Si kijang berwatak buruk
Membanggakan kecepatan melompat dan berlari
Si gajah menyombongkan tubuhnya yang tinggi dan besar
Ular membanggakan racunnya

Yang manjur saat menggigit

8) Iku umpamanipun,
Aja ngandelaken sira iku,
Suteng nata iya sapa kumawani,
Iku ambeke wong digang,

Ing wasana dadi asor,

Artinya:

Sebuah perumpamaan,
Jangan pernah menyombongkan diri,
Seorang raja siapa yang telah berani,
Itu perilaku yang adigang,

Pada akhirnya dapat merendahkan diri sendiri.

9) Adiguna puniku,
Ngandelaken kapinteranipun,
Samubarang kabisan dipundheweki,
Sapa bisa kata ingsun,

Togging prana nora enjoh.

Artinya:

Watak adiguna yaitu,
Sifat membanggakan kepandaiannya,
Seolah-olah semua dapat dikerjakan sendiri,
Dalam hatinya berkata “Siapa yang bisa seperti saya”,

Ujung-ujungnya tidak bisa apa-apa.

10) Ambek adigung iku,
Angungasaken ing kasuranipun,
Para tantang candhala anyenyampahi,
Tinemenan nora pecus,

Satemah dadi geguyon.

Artinya:

Watak adigung adalah
Menyombongkan keperkasaan dan keberaniannya
Semua ditantang berkelahi dan direndahkan.
Namun jika benar-benar dihadapi, ia tidak berdaya.

Akhirnya hanya menjadi bahan tertawaan

Contoh Tembang Macapat Gambuh Tema Nasehat

Berikut syair lagu gambuh dengan tema nasehat (wewarah) :

11) Ing wong urip puniku
Aja nganggo ambek kang tetelu
Anganggowa rereh ririh ngati-ati
Den kawangwang barang laku

Kang waskitha solahing wong

Artinya:

Dalam sebuah kehidupan manusia
Jangan sampai memiliki ketiga watak tersebut
Milikilah sifat yang sabar, bijaksana dan berhati-hati.
Selalu intropeksi diri pada tingkah laku

Pandailah membaca perilaku orang lain.

12) Rasaning tyas kayungyung
Angayomi lukitaning kalbu
Gambir wana kalawan hening ing ati
Kabekta kudu pinutur

Sumingkiringreh tyas mirong

Artinya:

Keinginan yang berasal dari rasa hati,
Memberikan perlindungan dan memberikan rasa nyaman di hati.
Juga akan melahirkan perasaan yang hening.
Karena harus memberikan nasehat,

Agar dapat menyingkapkan hal-hal yang salah

13) Den samya amaituhu
Ing sajroning jaman kala bendhu
Yogya sampeyan yuda hardaning ati
Kang anuntun mring pakewuh

Uwohing panggawe awon

Artinya:

Diharap semua orang mengikuti
Di dalam zaman dahulu kala
Sebaiknya kamu mengendalikan hawa nafsu pribadi
Yang dapat menuntun pada hal yang tercela

Hasil dari sebuah perbuatan yang buruk

14) Ngajapa tyas rahayu
Ngayomana sasameng tumuwuh
Wahanane ngendhakke angkara klindhih
Ngendhangken pakarti dudu

Dinulu luwar tibengdoh

Artinya:

Berusahalah supaya hati selalu selamat.
Selalu saling melindungi satu sama lain.
Perilaku yang demikian akan menghilangkan angkara murka.
Serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela.

Ditelan dan dibuang jauh-jauh.

Contoh Tembang Macapat Gambuh Serat Wedhatama

Berikut isi lirik macapat gambuh tema serat wedhatama atau pitutur luhur :

15) Beda kang ngaji pumpung,
Nir waspada rubedane tutut,
Kakanthilan manggon anggung atur wuri,
Tyas riwut ruwet dahuru,

Korup sinerung angoroh.

(Rangga Warsita, Sabda Tama)

Artinya:
Berbeda dengan yang ngaji mumpung,
Hilang kewaspadaan dan banyak gangguan,
Dengan menjumpai kerepotan mengikuti hidupnya,
Hati selalu ruwet terus,

Mengambil yang bukan haknya selalu berdusta.

16) Ilang budayanipun,
Tanpa bayu weyane ngalumpuk,
Sakciptane wardaya ambebayani,
Ubayane nora payu,

Kari ketaman pakewuh.

(Rangga Warsita, Sabda Tama)

Artinya:
Hilang sopan santunnya,
Tidak memiliki kekuatan dan lemah,
Apa yang dilakukan selalu hal-hal yang berbahaya,
Sumpah dan janji hanya di mulut,

Akhirnya hanya akan menemui sesuatu yang tidak mengenakan hati

17) Iku upamanipun
Aja ngandelake sira iku
Suteng nata iya sapa kumawani
Iku ambeke wong digang

Ing wasana dadi asor

Artinya:
Adalah suatu perumpamaan
Jangan terlalu menyombongkan diri
Raja siapa yang berani
Yaitu perilaku adigang

Yang dapat merendahkan

Contoh Tembang Macapat Gambuh Tema Pendidikan

Berikut lirik tembang gambuh tema pendidikan :

18) Ayo padha sinau
Amrih bisa gawe seneng kalbu
Tegese bisa gawe urip tentre sakyekti
Yen bodho aja di ingu

Tembene bakal sengsoro

Artinya:
Ayo kita belajar
Agar mendapatkan kesenangan
Artinya dapat membuat hidup tentram
Jika bodoh jangan dipelihara

Nanti akan sengsara

Contoh Tembang Macapat Gambuh Tema Sosial

Berikut contoh pupuh gambuh tema sosial:

19) Ayo warga podo mersudi
Rukun gawe santosa satuhu
Ayo gotong royong aja gawe serik
Teguh raya bersatu

Mbangun jiwa nuswantara

Artinya:
Ayowarga kita harus berusaha
Rukun membuat sentosa seluruhnya
Ayo bergotong royong jangan membuat onar
Teguh agar bersatu

Membangun jiwa nusantara

Contoh Tembang Macapat Gambuh Tema Budi Pekerti

Berikut isi tembang macapat gambuh dengan tema budi pekerti:

20) Aja ninggal agami
Iku dasar utama satuhu
Uga penting tatakrama yekti
Ngadohke ing payendu

Laku becik kang utama

Artinya:
Jangan meninggalkan agama
Itu adalah dasar utama
Dan juga tata krama penting
Menjauhkan dari perbuatan buruk

Berbuat baik adalah yang utama

21) Amrih pareke iku
Yen wus kanggep nuli gawe umuk
Pan wong akeh sayektine padha wedi
Tan wurung tanpa pisungsung

Adol sangggup sakehing wong 

22) Yen wong mangkono iku
Ora pantes cedha karo wong agung
Nora wurung anuntun panggawe juti
Nanging ana pantesipun

Wong mangkono didhedheplok

23)Aja kakehan sanggup
Durung weruh tuture agupruk
Tutur nempil panganggepe wruh pribadi
Pangrasane keh kang nggunggung

Kang wus weruh amalengos 

24) Aja nganggo sireku
Kulakuwan kan mangkono iku
Nora wurung cinirenen den titeni
Miiring pawong sanak sadulur

Nora nana kang pitados 

Baca Juga : Tembang  Dhandanggula

Gancaran Tembang Gambuh

Sebelum masuk pembahasan gancaran dari pupuh gambuh, terlebih dahulu kita harus tau apa itu gancaran?

Gancaran yaiku karangan utawa tulisan kang bebas, ora kaiket dening paugeran-paugeran. Gancaran awujud prosa utawa paragraf.

Cara nggancarake tembang yaiku:

  • Mencari arti setiap kata di Bausastra (Kamus bahasa Jawa)
  • Mengumpulkan kata menjadi suatu prosa

Makna Isi Tembang Macapat Gambuh

Dari beberapa contoh gambuh diatas, setiap syair lagu mengandung nasehat dan pitutur luhur yang dapat kita ambil hikmahnya dan kita terapkan dalam kehidupan.

Macapat gambuh berisi filosofi yang tinggi tentang pendidikan karakter. Hal ini tersirat dari arti gambuh sendiri yang bermakna kebikjasanaan, kecocokan dan kesepahaman.

Selain itu, isi tembang memuat amanat (piwulang) untuk membangun dan menjaga rasa persaudaraan, hal ini tergambar dalam setiap lirik tembang.

Pada intinya macapat gambuh berisi ajaran kepada generasi muda dalam menjalin hubungan dengan manusia lain. Meskipun terkikis waktu, makna dan isi tembang akan tetap relevan dengan kehidupan saat ini.

Sebab, ciri khas dari lirik tembang macapat adalah berisi pesan-pesan yang luhur kepada kita untuk menjalani kehidupan lebih baik lagi.

Amanat Tembang Macapat Gambuh

Berikut beberapa rangkuman amanat atau isi tembang macapat gambuh atau pitutur luhur tembang gambuh:

  • Nasehat untuk menghindari sifat adigang, adigung, adiguna
  • Pesan agar pandai dalam mengendalikan hawa nafsu
  • Amanat untuk membangun rasa toleransi, kekeluargaan, dan kebersamaan sebagai makhluk sosial.
  • Jangan melihat siapa yang memberi nasihat, namun lihatlah apa isi nasihatnya.
  • Nasehat untuk jujur dan selalu mengikuti ajaran yang benar.

Download Lagu Gambuh

Bagi kalian yang penasaran dengan isi lagu gambuh dan ingin menyanyikan tembang macapat gambuh, silahkan download pada link berikut ini:

Kumpulan Soal Bahasa Jawa Tembang Macapat Gambuh

Berikut beberapa soal ujian bahasan jawa seputar tembung gambuh:

  • Kepriye watake tembang gambuh?

Wangsulan : Watake tembang gambuh yaiku sumanak (ramah kepada siapapun), sumadulur (persaudaraan yang erat), mulang (mengajarkan), pitutur (nasihat).

  • Tulisno 3 tuladha tembang gambuh!

Wangsulan : Tuladha tembang gambuh sudah ada diatas ya kak, silahkan dipilih salah satu:)

Wangsulan : Tembang macapat gambuh merupakan jenis tembang yang berisi ajaran (pitutur luhur) kepada generasu muda untuk menjalin hubungan dengan manusia lain.

  • Apa cakepan tembang gambuh?

Wangsulan :  Sekar gambuh ping catur
Kang cinatur polah kang kalantur
Tanpa tutur katula-tula katali
Kadaluwarsa kapatu

Kapatuh pan dadi awon

  • Gawea tuladha tembang gambuh kang surasane pitutur becik
  • Apa guru wilanga lan guru lagu tembang gambuh?
  • Piwulang kang ana ing pupuh gambuh yaiku?

Wangsulan : ora nduweni sifat angkara murka, adigang, adigung lan adiguna.

  • Apa pitutur ana sajroning tembang gambuh iku?

Wangsulan : Ngiadohi sifat adigang, adigung lan adiguna.

  • Paugerane tembang gambuh yaiku?

Wangsulan : Paugerane gambuh ana 3, yaiku guru gatra, guru lagu lan guru wilangan.

Penutupan

Demikianlah penjelasan dan contoh tembang gambuh buatan sendiri beserta lainnya.  Semoga dapat menambah wawasan dan semoga bermanfaat.

Jika ada pertanyaan, jangan sungkan untuk bertanya dikolom komentar ya. Terimakasih 🙂

Leave a Comment