Sebutkan manfaat adanya kerjasama antar negara anggota ASEAN

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) / AEC (Asean Economic Community)  merupakan realisasi pasar bebas di Asia Tenggara yang telah dilakukan secara bertahap mulai KTT ASEAN di Singapura pada tahun 1992. Tujuan dibentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) untuk meningkatkan stabilitas  perekonomian di kawasan ASEAN, serta diharapkan mampu mengatasi masalah-masalah di bidang ekonomi antar negara ASEAN.

MEA  memiliki pola mengintegrasikan ekonomu ASEAN dengan cara membentuk sistem perdagangan bebas atau free trade antara negara-negara anggota ASEAN. Para anggota ASEAN termasuk Indonesia telah menyepakati suatu perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN tersebut. MEA adalah istilah yang hadir dalam indonesia tapi pada dasarnya MEA itu sama saja dengan AEC atau ASEAN ECONOMIC COMMUNITY

Konsekuensi atas kesepakatan MEA tersebut berupa aliran bebas barang bagi negara-negara ASEAN, dampak arus bebas jasa, dampak arus bebas investasi, dampak arus tenaga kerja terampil, dan dampak arus bebas modal. Hal-hal tersebut tentunya dapat berakibat positif atau negative bagi perekonomian Indonesia.

Pernahkah sahabat belajar diberi perintah atau pertanyaan, sebutkan manfaat kerja sama ASEAN? Pastinya sering ya, di mata pelajaran IPS atau sejarah. Sebab terbentuknya ASEAN memiliki campur tangan Indonesia di dalamnya.

Dan sejarah terbentuknya ASEAN sendiri tidak bisa dilepaskan dari sejarah Indonesia. Mengapa begitu? Kenapa tidak langsung sahabat belajar simak saja ulasan yang ada di bawah ini, agar lebih paham dan mengerti.

ASEAN Adalah

ASEAN adalah sebuah organisasi yang dibentuk oleh Negara Negara di Asia Tenggara. Association of Southeast Asian Nations adalah sebuah organisasi ini senagaja didirikan untuk menyatukan Negara yang ada di kawasan Asia Tenggara dan menghimpunnya menjadi satu.

Sebelum menggunakan nama ASEAN yang kita kenal sekarang, perhimpunan Negara Asia Tenggara ini lebih dulu menggunakan nama Perbara. Dan merupakan kepanjangan dari  Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara yang disingkat dengan Perbara.

ASEAN secara umum dibentuk dengan sebuah tujuan yang pastinya adalah untuk menayatukan Negara – Negara di kawasan Asia Tenggara untuk bersatu menjadi satu. Nah, di dalam artikel ini akan membahas mengenai ASEAN secara lengkap sehingga anda bisa mengetahui apa itu ASEAN dan bagaimana awal mula terbentuknya ASEAN. Maka dari itu simak baik baik artikel di bawah ini hingga selesai ya.

Pengertian ASEAN

ASEAN adalah sebuah wadah bagi Negara Negara yang ada di Asia Tenggara yang anggotanya juga merupakan Negara Negara di Asia Tenggara untuk melakukan kerja sama dengan sepuluh Negara Negara yang berasal dari Asia Tenggara. Kerja sama yang dilakukan para Negara Asia Tenggara ini termasuk ke dalam ekonomi, politik, pendidikan, sosial dan juga budaya. MEA atau singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah agenda terbaru dari kerja sama yang dilakukan oleh Negara Negara yang tergabung di dalam ASEAN.

ASEAN sendiri merupakan organisasi yang didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 dan ditanda tangangi bersamaan dengan Deklarasi Bangkok yang kini telah disebut dengan Deklarasi ASEAN yang bertempat di Thailand dan dihadiri oleh Negara pendiri ASEAN.

Lima Negara yang menjadi pendidi ASEAN adalah Indonesia yang diwakili oleh Adam Malik, Malaysia yang diwakili oleh Tun Abdul Razak, Filipina dengan Narciso Ramos sebagai perwakilannya, sementara itu Singapura diwakili oleh S. Rajaratnam dan terakhir Thailand yang diwakili oleh Thanat Khoman.

Yang melatarbelakangi berdirinya ASEAN adalah karena persamaan geografis, budaya serta nasib yang sama.

Organisasi ASEAN sendiri memiliki semboyan yakni ASEAN sebagai Satu visi, Satu Identitas, Satu Masyarakat. Selain itu ASEAN sendiri juga mempunyai struktur organisasi dengan KTT ASEAN yang menjadi pertemuan tertinggi kepala Negara yang termasuk ke dalam anggota ASEAN.

Sehingga setiap tahunnya ASEAN akan memilih ketua yang dilakukan secara bergiliran. Sebagai ketua ASEAN ada beberapa tanggung jawab yang harus diemban yakni meliputi penyelenggaraan KTT ASEAN, Dewan Koordinasi ASEAN, Badan Sektoral ASEAN dan Dewan Masyarakat ASEAN.

Untuk bisa mengoordinasi semua hal yang ada kaitannya dengan ASEAN akhirnya didirikanlah Sekretarian ASEAN yang letaknya berada di Jakarta. Sektretarian ASEAN ini memiliki fungsi sebagai penghubung antar badan dan komite ASEAN, penghubung ASEAN dan juga pihak eksternal serta untuk mendukung segala macam program dan kegiatan yang dilakukan dan berhubungan dengan ASEAN.

Tujuan ASEAN

ASEAN sendiri dibentuk dengan suatu tujuan dan ada beberapa tujuan didirikannya ASEAN yang berusaha untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan juga perdagangan hingga untuk meningkatkan stabilitas serta keamanan yang ada di kawasan Asia Tenggara akan tetapi kini tujuan ASEAN diperjelas di dalam deklarasi ASEAN.

Sementara itu Deklarasi ASEAN sendiri memiliki banyak sekali tujuan seperti di bawah ini:

(1.) ASEAN memiliki tujuan untuk menyelaraskan pertumbuhan ekonomi sosial dan juga perkembangan budaya di seluruh anggota ASEAN melalui kerja sama di dalam semangat kesetaraan dan juga kemitraan untuk bisa membuat ASEAN kuat.

(2.) ASEAN berusaha untuk mempromosikan perdamaian dan juga stabilitasi regional dengan menghormati keadilan dan juga supremasi antar anggota ASEAN sesuai dengan prinsip Piagam PBB.

(3.) ASEAN bertugas untuk mempromosikan kerja sama yang aktif serta saling menguntungkan di dalam berbagai bidang yang menjadi fokus utama yakni ekonomi, sosial budaya, teknologi, sains dan juga di bidang adminitrai yang lainnya.

6 Prinsip ASEAN

1.) Organisasi ini memiliki 6 prinsip yang wajib ditaati sejak berdirinya organisasi ini:

2.) Saling menghormati dalam hal kemerdekaan, kedaulatan, kesetaraan, integritas wilayah serta identitas nasional semua bangsa.

3.) Hak yang dimiliki setiap negara anggota adalah untuk memimpin keberadaan negaranya yang bebas dari urusan campur tangan pihak luar, subversi maupun paksaan.

4.) Tidak adanya campur tangan dalam urusan internal antar negara anggota.

Penyelesaian masalah perbedaan atau perselisihan lain dengan memprioritaskan kedamaian.

5.) Menolak segala bentuk ancaman ataupun segala bentuk usaha yang menggunakan unsur kekerasan.

6.) Menciptakan kerja sama yang efektif terutama diantara Negara yang merupakan sesama anggota dari ASEAN.

Negara Negara Anggota ASEAN

Meski awal mulanya organisasi ASEAN didirikan oleh 5 negara di Asia Tenggara yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina. Namun pada akhirnya beberapa Negara lain di kawasan Asia Tenggara memutuskan untuk bergabung di ASEAN. Berikut ini adalah Negara yang menjadi anggota ASEAN:

Indonesia

Malaysia

Filipina

Singapura

Thailand

Brunei Darusalam

Vietnam

Laos

Myanmar

Kamboja

Sekarang jika ada pertanyaan atau perintah : sebutkan manfaat kerja sama ASEAN? Maka sahabat belajar sudah pasti akan bisa menjawab pertanyaan ini dengan mudah. Asalkan sahabat menyimak ulasan di atas dengan seksama. Makanya belajar yang menyenangkan hanya di sini.

Artikel Lainnya:

Ilustrasi ASEAN (photo created by www.slon.pics on freepik)

Bola.com, Jakarta – ASEAN atau Association of Southeast Asian Nations, adalah sebuah organisasi geopolitik dan ekonomi, yang anggotanya merupakan negara yang berada di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Asosiasi Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau ASEAN tersebut terbentuk pada 8 Agustus 1967 di Bangkok. ASEAN diprakarsai lima negara anggota, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Kemudian, Brunei Darussalam bergabung pada 8 Januari 1984, Vietnam pada 28 Juli 1995, Laos dan Myanmar pada 23 Juli 1997, serta Kamboja pada 30 April 1999.

Saat ini, ada 10 negara yang masih aktif tergabung dalam organisasi ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Ada lima tokoh penting di balik berdirinya ASEAN. Kelima sosok tersebut ialah Adam Malik (Indonesia), Narsisco Ramos (Filipina), S. Rajaratnam (Singapura), Tun Abdul Razak (Malaysia), Thanat Khonam dari Thailand.

Latar belakang berdirinya ASEAN tak lepas dari adanya persamaan persepsi antara negara-negara di Asia Tenggara. Setelah mengetahui latar belakang berdirinya ASEAN, penting untuk mengetahui tujuan ASEAN.

Pada hakikatnya, tujuan didirikan ASEAN adalah untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang aman, damai, stabil, dan sejahtera. Adanya ASEAN ini mendatangkan banyak manfaat kerja sama bagi seluruh anggota, termasuk Indonesia. Apa saja manfaat kerja sama ASEAN?

Berikut ini rangkuman tentang manfaat kerja sama ASEAN bagi anggotanya, termasuk Indonesia, seperti dilansir dari laman Dosenekonomi, Jumat (16/4/2021).

Ilustrasi bendera negara-negara anggota ASEAN. (AFP)

Sebelum membahas manfaat kerja sama ASEAN, ketahui terlebih dahulu tujuan dibentuknya. Maksud dan tujuan dari dibentuknya ASEAN tercantum dalam deklarasi Asean yang dilaksanakan pada 8 Agustus 1967 di Bangkok.

  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, serta pengembangan kebudayan di wilayah Asia Tenggara. Hal tersebut dilakukan melalui usaha bersama dengan semangat kesamaan dan semangat persahabatan untuk memperkuat landasan masyarakat dari bangsa-bangsa di kawasan Asia tenggara yang damai dan sejahtera.
  • Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional yang dilakukan dengan jalan saling menghormati keadilan serta tertib hukum di dalam hubungan di antara negara-negara kawasan Asia Tenggara, serta mematuhi prinsip-prinsip dari piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa agar tidak menjadi penyebab terjadinya tindakan penyalahgunaan kewenangan.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Gedung Sekretariat ASEAN yang baru di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019). (Lizsa Egeham/Liputan6.com)

  • Peningkatan kerja sama yang aktif serta saling bantu membantu di antara negara-negara anggota dalam memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama yang mencakup bidang ekonomi, sosial, budaya, ilmu pengetahuan, administrasi, serta teknik
  • Saling bantu membantu baik itu dalam bidang sarana-sarana latihan dan penelitian dalam bidang pendidikan, profesional, administrasi, dan teknik.
  • Membina dan menjalin kerja sama yang lebih efektif dalam rangka meningkatkan hasil pertanian, industri, perluasan perdagangan komoditas internasional, perbaikan sarana dan prasarana pengangkutan dan komunikasi, serta peningkatan taraf hidup rakyat dari negara-negara anggota.
  • Meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan di antara negara-negara anggota.
  • Memelihara kerja sama yang erat dengan organisasi-organisasi internasional maupun regional lainnya dengan tujuan yang sama, serta untuk lebih menjajaki kemungkinan-kemungkinan diadakannya kerja sama yang lebih erat lagi satu sama lainnya.

Warga memegang bendera ASEAN saat menonton parade ASEAN 50 Tahun di Jakarta, Minggu (27/8). Acara ini menampilkan Parade Bendera ASEAN, Parade kostum, Parade tari musik, dan keunikan lainnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

  • Memperbesar Peluang Lapangan Kerja

Jumlah penduduk yang terus meningkat setiap tahun membuat lapangan pekerjaan dalam satu negara akan makin menipis. Jika tidak ada solusi, angka pengangguran akan makin bertambah.

Namun, adanya kerja sama ASEAN ini, peluang untuk bekerja di negara lainnya yang tergabung dalam organisasi tersebut akan terbuka sehingga lapangan pekerjaan menjadi lebih luas. Dengan cara ini, angka pengangguran dapat ditekan sehingga kestabilan ekonomi dapat terjaga.

  • Meningkatkan Devisa Negara

Kerjasama antarnegara ASEAN akan melibatkan banyak aspek, mulai kegiatan ekspor impor hingga perekrutan tenaga kerja antarnegara.

Kegiatan tersebut akan meningkatkan devisa negara. Dengan ini, pendapatan kas negara akan bertambah, di mana pendapatan tersebut akan digunakan untuk pembangunan dalam jangka panjang.

  • Memperluas Pasar Hasil Produksi

Setiap negara tentu akan menghasilkan beragam produk dan jasa, baik dengan skala kecil maupun besar. Namun, persaingan pasar domestik terkadang menyebabkan hasil produksi tidak dapat terjual dengan cepat.

Dengan adanya kerja sama ASEAN, peluang untuk mengekspor barang dan jasa akan terbuka lebar karena jangkauan pasar yang lebih luas hingga ke negara lain. Dampaknya, hasil produksi akan lebih cepat habis dan mendorong untuk menghasilkan produksi lebih banyak.

Suasana kemeriahan parade ASEAN 50 Tahun di Jakarta, Minggu (27/8). Acara ini menampilkan Parade Bendera ASEAN, Parade kostum, Parade tari musik, dan keunikan lainnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

  • Memenuhi Kebutuhan Dalam Negeri

Meski setiap negara dapat menyediakan kebutuhan dalam negeri, dengan pertambahan penduduk yang makin tinggi menyebabkan pemenuhan kebutuhan masyarakat terhambat. Untuk itu kita perlu mengimpor produk yang dibutuhkan, dan ini akan sangat terbantu dengan adanya kerja sama ASEAN.

Kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi di dalam negeri bisa didapatkan dari luar negeri dengan melakukan kegiatan ekspor impor, dan dengan ini pemenuhan kebutuhan masyarakat akan terjamin serta tetap stabil.

  • Mengoptimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam yang melimpah di setiap negara dapat saling menutupi kebutuhan antarnegara yang tergabung dalam ASEAN. Dengan ini sumber daya alam dapat dimanfaatkan dengan optimal dan dikelola dengan lebih baik untuk menyejahterakan lebih banyak penduduk.

Sumber: Dosenekonomi

Leave a Comment